Merasa Salah Jurusan? Berikut Lima Kiat Sukses Bertahan
![]() |
| Ilustrasi : Salah jurusan belum tentu salah masa depan, makanya bertahan. |
Beberapa Mahasiswa Baru (Maba) sering mengalami dilema baru. Mulai dari ketakutan menghadapi Pekan Maba (Pemaba) atau biasa disebut ospek hingga keresahan karena merasa salah jurusan. Beberapa maba menyadari hal ini dari awal, kebanyakan diantaranya tidak memasukinya, mengundurkan diri, tapi tak banyak pula yang bertahan. Diantaranya adalah penulis. Lalu bagaimana cara menghadapinya? Berikut adalah kiat yang telah ditempuh penulis hingga kini.
Baca juga : Jangan Takut Hadapi Ospek
1. Positif Thinking, Yakinan bahwa Tuhan Pasti Berencana Baik
Jika
pembaca
adalah orang-orang yang harus bertahan dalam kondisi ini, maka penulis
sarankan
agar tetap berpikir postif. Untuk bertahan ketika merasa salah jurusan,
pembaca dapat memberi sugesti postif pada diri sendiri, dengan kata-kata
yang membuatmu
bangkit. Jangan salahkan takdir, percayalah bahwa Tuhan pasti memiliki
rencana
baik. Pertimbangkan hal-hal yang membuatmu harus bertahan. Ingat
prosesmu
hingga titik yang kamu raih saat ini. Pertimbangkanlah pengorbanan moril
dan
materilmu.
Baca juga : Rencana Tuhan Selalu yang Terbaik
2. Meski Tidak Suka Jurusannya, Cari
Hal Lain yang Membuatmu Suka di Kampus
Pada mulanya, jika kita benar-benar tak suka, kita juga akan benar-benar tak suka mengenai apapun tentang itu. Stop, kendalikan dirimu. Kita dapat membatasi emosi kita. Hentikan ketidaksukaanmu pada jurusan saja. Lihatlah sisi lain yang membuatmu betah di kampus. Pada beberapa kasus, Maba akan tertarik karena beberapa hal. Diantaranya adalah organisasi seperti Badan Eksekutif Mahasiswa maupun Himpunan Mahasiswa, ataupun tertarik dengan kakak tingkat ketika di ospek. Sudah wajar, banyak rasa-rasa kenyaman ini akan timbul hingga menjamur. Tergantung kita, meneruskan ketertarikan atau sebatas itu saja. Intinya, isi waktu untuk hal-hal postif. Misalnya meneruskan kegemaran sejak SMA ataupun sekedar hobi jalan-jalan hingga makan.
Baca juga : 8 Tips Biar Nyaman di Kampus
3. Jangan Gabut, Ikuti Banyak
Kegiatan
Hal ini akan membuat kita sadar bagaimana kehidupan kampus sesungguhnya. Tidak hanya melulu tentang bagaimana kita suka atau tidak suka saja, tapi bagaimana kita benar-benar menjadi agent of change. Jangan gabut sibukkan dirimu. Ikuti organisasi kampus hingga unit kegiatan mahasiswa. Mencari pengalaman dan memperluas relasi dan teman adalah keuntungannya. Hal ini akan membuat kita sadar peran mahasiswa seharusnya. Jadi kita tidak hanya gundah gulana tentang masalah klasik salah jurusan.
Baca juga : Ini 5 Keuntungan Ikut Organisasi Selama Kamu Kuliah
4. Jika Sudah Nyaman di Kampus, Mulai Kenali Jurusanmu
Langkah awalnya kita dapat menambah minat kita dengan mengikuti seminar maupun workshop. Jangan lupa ikuti lomba-lomba, misalnya jika kamu jurusan Akuntansi ikuti kegiatan yang berhubungan dengan Ekonomi meski tidak langsung spesifik mengikuti kegiatan Akuntansi. Jika awalnya kamu tid tertarik dengan himpunan maupun kelompok belajar, mulai bertemanlah dengan anggotanya, meski kamu belum berminat untuk bergabung. Amati dan bertanyalah banyak hal jika perlu. Pelajari semuanya secara bertahap, percayalah pada proses.
Baca juga : Keperibadian Kamu Berdasarkan Jurusan Kuliah
5. Hadapi dan Nikmati
Kiat
sukses
menghadapi kenyataan adalah dengan menikmatinya. Ketika pembaca merasa
salah jurusan dan harus bertahan, maka manfaatkan waktu dengan
sebaik-baiknya untuk hal-hal yang berkualitas, akan meningkatkan
kemampuan diri
kita. Temukan hal-hal yang akan menjadi alasanmu untuk bertahan. Jangan
segan
untuk bertanya, berkonsultasi, dan berbicara dengan lingkungan baru
untuk
beradaptasi.
Lima hal diatas adalah kiat sukses yang berhasil penulis terapkan untuk bertahan ketika merasa berada di jurusan yang tidak diinginkan. Jangan mengeluh, percaya takdir Tuhan akan baik, pantang menyerah, dan cari hal lain yang memotivasimu untuk tetap bertahan. Mencari relasi dengan mengikuti beragam aktivitas dapat menjadi sarana untuk mencari kenyamanan didalam kampus. Berpegangteguhlah pada motomu sendiri. Berhenti meratap, tataplah dan mulailah bersiap.

Comments
Post a Comment